Kamis, Juni 04, 2009

रमलं bazi

Meskipun sudah mendapat publikasi yang cukup luas, saat ini masih banyak media maupun website yang menganggap feng shui dan
ramalan astrology Cina adalah sama, yakni feng shui sama dengan ramalan nasib, demikian pula ramalan nasib disamakan dengan Feng
Shui. Kesalahan persepsi lainnya adalah menganggap horoskop 12 zodiak binatang atau dikenal Shio sama dengan ramalan nasib.
Padahal sesungguhnya dalam seni artistic metafisika masyarakat Cina, Shio digunakan untuk mengidentifikasikan jenis Qi yang
mempengaruhi pada tahun tertentu. Dan dalam kehidupan sehari-hari lebih dimanfaatkan untuk mengetahui tahun kelahiran atau usia
seseorang.
Ramalan horoskop 12 Shio tahunan yang biasa menghiasi Koran atau majalah setiap minggu tersebut sebenarnya tidak akurat dan lebih
bersifat selebritis, yakni hanya menjadi bacaan dikala iseng dan membuat pembacanya merasa senang tanpa memiliki makna apa-apa
seperti berita seputar artis-artis. Logikanya ada jutaan manusia yang lahir setiap tahun, apakah mungkin memiliki kesamaan sifat, nasib,
dan keberuntungan yang sama ?.

BAZI dan ZI WEI DOU SHU
Seni ramalan yang sesungguhnya adalah yang dikenal sebagai BaZi (dibaca Pa Ce) atau Delapan Karakter yang dimasyarakat Barat
dikenal sebagai Empat Pillar (Four Pillars) dan Zi Wei Dou Shu (Ramalan Bintang Ungu). Kedua tehnik peramalan ini mempelajari tentang
keberuntungan langit atau manusia. Bila dipraktekkan oleh orang yang ahli memiliki tingkat akurasi diatas 90%.
Seperti halnya feng shui praktek sejati ilmu ini sangat terlepas dari mistis, kehebatan sang ahli hanya didasarkan pada kemampuan
analisisnya yang tinggi, bukan dari kemampuan supranatural yang mampu menebak dengan tepat posisi letak pintu, meja, kamar, lemari
rumah dsbnya.
Baik BaZi maupun Zi Wei Dou Shu didasarkan pada 2 elemen, batang langit (5 elemen positif/negatif) dan Cabang Bumi (12 Shio) dari
Tahun, Bulan, Hari dan Jam sehingga membentuk 8 karakter. Hanya bedanya BaZi mendasarkan kalkulasinya pada Teori Yin dan Yang,
5 elemen, pergerakan musim dan Kalender Matahari/Hsia (solar Calendar), sedangkan Zi Wei berdasarkan konfigurasi bintang-bintang
yang jumlahnya mencapai seratus lebih (umumnya bintang yang dipakai hanya 40 sudah memberikan akurasi yang luar biasa) dengan
bintang utama Zi Wei, dan Kalender Bulan/Imlek (Lunar Calendar).
Dalam perkembangannya ternyata kemudian tehnik peramalan BaZi menjadi lebih popular karena lebih dinamis, logis, revolusioner dan
menantang, dari generasi ke generasi selalu disempurnakan, dewasa ini pada level praktek tertinggi ketepatannya mencapai diatas
95%.

APA YANG DIKETAHUI TENTANG BAZI
Pada jaman Li Huo Zhong, Shio tahun kelahiran yang dipakai untuk menggambarkan karakter/elemen seseorang. Kemudian Xu Zi Ping
membuat perubahan yang revolusioner yang menghasilkan analisis yang sangat akurat, yakni menggunakan kalkulasi batang langit
harian (day stem) sebagai karakter elemen seseorang. Misalkan seorang anak yang dilahirkan pada tanggal 01 Maret 2003, pillar harian
tersebut adalah Kwai You (batang langit : air negatif dan cabang bumi : ayam) maka elemennya adalah AIR NEGATIF. Kemudian dengan
menganalisis antar hubungan elemen berdasarkan musim (bulan kelahiran), lokasi dan bintang/kejadian dapat diketahui apakah anak
tersebut elemen air negatif yang kuat atau lemah. Dan dengan menggabungkan analisis antara Bazi dan Periode keberuntungan (per 10
tahunan) dapat diramalkan kapan kejadian-kejadian baik keberuntungan maupun kemalangan dari aspek hubungan (perkawinan
bahagia atau tidak, jumlah anak baik lelaki maupun perempuan), karakter, karir (pekerjaan apa yang cocok), kesehatan, kesejahteraan
(pada usia berapa mulai berjaya).

MANFAAT BAZI
Dengan Bazi manusia dapat menyelidiki potensi dan misteri yang melingkupinya hanya melalui data kelahiran. Melalui perhitungan BaZi
dapat diketahui perputaran siklus nasib pada beberapa aspek penting kehidupan seperti keluarga, sahabat, hubungan, kekayaan,
kemasyhuran, peluang, karir, bisnis, kemitraan, dan hampir semua aspek kehidupan penting lainnya. Meskipun tidak mungkin
menghindar dari berbagai masalah yang dihadapi, namun dengan mengetahui masalah yang bakal timbul manusia dapat memilih
jalan/langkah yang paling sesuai untuk meminimalisir efek buruk yang terjadi.

HUBUNGAN BAZI DAN FENG SHUI
Dari sisi peramalan Bazi untuk mengoptimalkan aspek-aspek tertentu saat periode baik maupun meminimalisir saat periode buruk,
pemecahan yang paling optimal yang disarankan Master Bazi adalah berupa TINDAKAN. Misalkan diketahui orang yang berelemen AIR
NEGATIF pada contoh diatas akan terkena serangan jantung pada tahun X, karena elemen tahun tersebut
menghancurkan/melemahkan elemen yang bersangkutan, maka tindakan antisipasi terbaik yang harus dilakukan adalah DIET & CHECK
UP KESEHATAN, langkah berikutnya baru melalui PENYEMBUHAN TEORI 5 ELEMEN untuk mengurangi efek buruknya sehingga ketika
benar-benar terjadi tidak sampai menyebabkan kematian hanya opname di Rumah Sakit saja. Bila diperkuat lagi dari sisi feng shui,
Master feng shui yang berdasarkan kalkulasi peta energi rumah yang dihuninya, meramalkan tahun X tersebut elemen api sangat kuat,
akan menyarankan sebulan sebelumnya segera pindah kamar, atau bila tidak memungkinkan dapat memperkenalkan penyembuhan teori
5 elemen, sehingga ketika saatnya tiba terhindar dari serangan jantung, ataupun meskipun tetap sakit namun efek buruknya telah
diminimalisir.

KONTROVERSI SOAL RAMALAN NASIB
Bagi yang tidak setuju akan menganggap tabu mengetahui rahasia langit sehingga mematahkan semangat bila mengetahui kemalangan
akan menimpa ataupun berkeyakinan terlalu berlebihan akan sukses bila mengetahui periode keberuntungan tiba. Sedangkan bagi yang
lebih pragmatis akan menganggap meramal nasib memberikan peluang untuk mengambil keputusan yang lebih baik, sehingga jalan yang
dilalui dalam kehidupan menjadi lebih mulus.
Satu hal yang perlu diperhatikan disini adalah prinsip hubungan langit, bumi dan manusia atau konsep Tian Di Ren, yakni meskipun
seseorang dilahirkan dengan takdir baik atau buruk, peluang benar-benar akan terjadi menurut konsep tersebut hanya sepertiganya saja
atau 33%, dua pertiganya atau 67% yang akan mengamini atau mengubah takdirnya sangat ditentukan oleh keberuntungan aspek
manusia (kerja keras, perbuatan baik/buruk, kecerdasan dan lain-lain) dan keberuntungan buminya (feng shui tempat tinggalnya baik
atau buruk).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar